BNN Sita Aset Napi Narkoba Emon Senilai 3,21 M

JAKARTA, MajalahMiliter - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan Muhammad Amin Nurrohman alias Emon pada 22 Februari 2019. Emon merupakan narapidana (napi) yang terlibat jaringan peredaran dan transaksi kejahatan narkoba dali balik tembok penjara.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Sulistyo Pudjo Hartono menerangkan, Emon menjalankan bisnis haram dari balik tembok penjara tersebut selama kurun waktu 2016-2019. "Dari situ Emon membeli aset berupa rumah, kendaraan, tanah hingga emas senilai Rp 3,21 miliar. Kini aset yang ia miliki tersebut sudah disita BNN," terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (15/5).

Lebih lanjut Sulistyo Pudjo Hartono menerangakan, Emon ditangkap oleh aparat Direktorat Narkoba Polda Jawa Tengah atas kasus pemiliki sabu-sabu seberat 0,185 gram. Dalam persidangan di pengadilan tahun 2016, Emon divonis empat tahun penjara yang dijalani di Lapas Kedung Pane, Semarang, kemudian dipindahkan ke Lapas Jepara.

Atas perbuatannya, Emon dikenakan Pasal 3,4,5 ayat (1) UU RI No.8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 137 huruf a,b UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Berikut aset yang disita BNN dari tersangka Emon :
1.    Sebidang tanah dan bangunan, Luas ± 87 M², di Desa Krapyak Kab. Jepara, Jawa Tengah, seharga Rp. 100. 000. 000,-(seratus juta rupiah).
2.    Sebidang tanah dan bangunan, luas ± 129 M², di Desa Krapyak Kab. Jepara, Jawa Tengah, seharga Rp. 300. 000. 000,-(tiga ratu juta rupiah).
3.    Sebidang tanah dan bangunan, luas ± 192 M², di Desa Krapyak Kab. Jepara, Jawa Tengah, seharga Rp. 350. 000. 000,-(tiga ratus lima puluh juta rupiah).
4.    Sebidang tanah dan bangunan, luas ± 180 M², di Desa Krapyak Kab. Jepara, Jawa Tengah, seharga Rp.  150. 000. 000,-(seratus lima puluh juta rupiah).
5.    Sebidang tanah dan bangunan KONTRAKAN / KOST-AN sebanyak 8 PINTU, luas ± 282 M²,  di  Desa  Krapyak  Kab.  Jepara,   Jawa   Tengah,   seharga Rp.  1. 500. 000. 000,-(satu milyar lima ratus juta rupiah).
6.    Sebidang tanah kosong, luas + 172 M2, di Desa Krapyak Kab. Jepara, Jawa Tengah, seharga Rp.  60. 000. 000,-(enam puluh juta rupiah).
7.    Sebidang tanah kosong, luas + 1, 116 M2, di Desa Krapyak Kab. Jepara, Jawa Tengah, seharga Rp.  50. 000. 000,-(lima puluh juta rupiah).
8.    1 (satu) unit Mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.4L Dakar-H, tahun 2018, seharga Rp.  450. 000. 000,-(empat ratus lima puluh juta rupiah).
9.    1 (satu) unit Mobil Suzuki Katana tahun 1995, seharga Rp. 60. 000. 000,-(enam puluh juta rupiah). 
10.    1 (satu) Motor Kawasaki tahun 2018, seharga Rp. 30. 000. 000,-(tiga puluh juta rupiah). 
11.    1 (satu) Motor Honda Vario tahun 2017, seharga Rp. 15. 000. 000,-(lima belas juta rupiah).
12.    1 (satu) motor Honda Vario), seharga Rp. 15. 000. 000,- (lima belas juta rupiah).
13.    1 (satu) motor Honda Vario, seharga Rp. 13. 000. 000,-(tiga belas juta rupiah).
14.    1 (satu) motor Honda Vario, seharga Rp. 13. 000. 000,-(tiga belas juta rupiah).
15.    Perhiasan emas, total seharga Rp. 20. 000. 000,-(dua puluh juta rupiah).
16.    Kayu jati balik dan gelondongan sebanyak 440 Batang, seharga Rp. 90. 000. 000,-(Sembilan puluh juta rupiah).