BPJS Kesehatan Gunakan Aplikasi Pcare Sistem Rujukan Online

Polman Sulbar .MAJALAH MILITER -- Sistem Rujukan Online yang telah memasuki masa transisi fase evaluasi akan berlangsung selama sebulan terhitung tanggal 1 November 2018 serentak secara Nasional , setelah melalui fase perkenalan selama 2 bulan , hal ini disampaikan Hari Wibawa Ka BPJS Kesehatan Kab Polman Sulbar , saat press comprence , bertempat dilantai II kantor BPJS Kesehatan kab Polman Prov Sulbar , jalan Poros polewali - Mamasa Dara Kec Polewali Kab Polman Sulbar , Kamis (1/11).

 

" Dengan sistem Rujukan Online , peserta pengunjung tidak perlu lagi membawa kertas atau blanko rujukan saat ingin berobat lanjutan ke RS , sistem Rujukan Online ini ditampung dalam aplikasi Primary Care (Pcare )BPJS Kesehatan , PCare merupakan aplikasi yang digunakan oleh petugas atau Dokter  kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan klinik untuk pengecekan data peserta yang mendaftar termasuk riwayat pengobatan dari seluruh pendaftar " jelas Hari .

 

 

Lanjut Hari Penggunaan aplikasi Rujukan Online BPJS Kesehatan diharapkan pelayanan lebih bermutu , tidak terjadi penumpukan pasien sehingga Dokter yang menangani pasien dapat menyelesaikan sesuai spesifikasinya, sistem rujukan online dilakukan untuk dapat memastikan peserta mendapatkan pelayanan yang cepat , tepat dan tempat yang tepat . Sistem Rujukan Online yang mulai diberlakukan serentak secara Nasional terhitung hari ini 1 November 2018 , namun ada beberpa wilayah yang harus tetap menggunakan sistem rujukan manual disebabkan kondisi wilayah daerah tersebut belum tersentuh jaringan telekomunikasi , seperti pada Kab Polman di kecamatan Tutar , Bulo dan Alu , kab Majene terdapat 3 wilayah kecamatannya tidak tersentuh jaringan , dan kab Mamasa hampir seluruh kecamatannya kecuali kecamatan Sumarorong dan Mamasa (kota kabupaten ). Terang Hari kepada Media .

 

 

Sementara Rahma Kabid Pelayanan BPJS Kesehatan Kab Polman juga menjelaskan peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar dalam Rujukan online dapat mengetahui dari para petugas secara langsung mengetahui Dokter Specialis atau sub specialis apa yang sedang bertugas serta dapat mengetahui jadwal tugas para Dokter dan ketika akan ada peserta Rujukan , petugas atau Dokter dipuskesmas tersebut tinggal mendaftarkan peserta rujukan langsung ke RS tujuan , sistem rujukan online inipun peserta juga dapat mengetahui nomor antrian rujukannya , lanjut Rahma , petugas pada Puskesmas bisa memberitahu kepada peserta jika RS tidak bisa lagi dijadikan Rujukan karena telah penuh antrean , sistem.online inipun dinilai tepat karena data RS Rujukan yang dituju dapat diketahui kesiapannya sehingga peserta rujukan dapat diberi pilihan RS tujuan lainnya yang lebih terukur dan tepat sasaran apakah ke RS tipe A, B dan C . Peserta Rujukan Online yang telah melalui proses pengimputan dipuskesmas maka peserta Kesehatan tinggal menuju RS tujuan  dengan menyebut nomor kartu peserta , jadi dengan sistem.rujukan online segalanya lebih mudah dan nyaman sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal dalam memberikan layanan pengobatan . (Wahyuni).