KASAU: Nilai Perjuangan Pahlawan sebagai Militansi yang Harus Tumbuh dalam Prajurit TNI AU

Hari Bhakti TNI AU di Halim PK

Jakarta-MM. Perjuangan serta pengorbanan yang telah diberikan oleh Komodor Udara Agustinus Adi Sutjipto, Komodor Udara Prof. Dr. Abdulrachman Saleh dan Opsir Muda Udara Adi Sumarmo pada 29 Juli 1947 saat pesawat Dakota VT-CLA yang membawa obat-obatan bantuan dari Palang Merah Malaya untuk misi kemanusiaan, ditembak pesawat Kitty Hawk Belanda dan jatuh di Desa Ngoto, Yokyakarta  merupakan bukti nyata pengabdian putra terbaik  TNI Angkatan Udara kepada negara dan bangsa.

Demikian antara lain Sambutan Kasau Marsekal TNI I.B Putu Dunia pada Upacara Memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-67 tanggal 7 Agustus 2014 di Taxiway Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (7/8) yang dibacakan Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Sri Pulung D.,S.E., MMgt. Stud., sebagai inspektur upacara  Upacara diikuti personel TNI Angkatan Udara yang berdinas di Lanud Halim Perdanakusuma dan insubnya seperti Makoopsau I, Dispsiau, Dissurpotrudau, Wing 1 Paskhas, Bekmatpus dan lainnya.

Ditambahkan Kasau, gugurnya para pahlawan telah mewariskan nilai-nilai semangat juang bagi TNI Angkatan Udara untuk selalu berbuat yang terbaik bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Nilai-nilai perjuangan tersebut seperti keunggulan moral, pantang menyerah, rela berkorban dan senantiasa bersama-sama merupakan bentuk militansi yang harus senantiasa tumbuh dan berkembang di dalam diri setiap prajurit Angkatan Udara dari generasi ke generasi.

Dari tiga nilai-nilai sejarah tersebut, terkandung tiga peran TNI Angkatan Udara pada saat ini yaitu pertama TNI Angkatan Udara sebagai kekuatan pertahanan negara yang militan, kedua TNI Angkatan Udara sebagai kekuatan moral dan ketiga TNI Angkatan Udara kekuatan kultural bangsa yang berjati diri Pancasila. “Melalui kegiatan memperingati Hari Bakti ini, hendaknya dilaksanakan evaluasi terhadap apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum, berkaitan dengan peran, fungsi dan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab masing-masing satuan TNI Angkatan Udara, apabila hal itu dilakukan bersungguh-sungguh maka TNI Angkatan Udara perlahan akan semakin maju, berprestasi, profesional dan konstributif dalam mewujudkan bangsa yang maju, aman, adil dan makmur,” tegas Kasau.

 

Jakarta,     Agustus 2014

A.n. Komandan Pangkalan TNI AU

Lanud Halim Perdanakusuma

Ka Pen

 

 

Gerardus Maliti, S.Sos

Mayor Sus NRP 524400