Ini Keuntungan apeserta BPJS Lunasi Tunggakan Iuran Sebelum 18 Desember 2018

Polman Sulbar .MAJALAH MILITER -- Regulasi terbaru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)terkait regulasi aturan terbaru yang diterbitkan oleh  pemerintah Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 yang mengatur beberapa perubahan program Jaminan Kesehatan berupa Jaminan kesehatan bagi bayi baru lahir , Tunggakan Maksimal berlaku sejak 8 Desember 2018 dan pelayanan Kesehatan yang tidak dijamin oleh BPJS efektif berlaku bulan ini Jelas Hari Wibawa kepala BPJS Cab Polman kepada media , Selasa ( 11/12) . Lebih lanjut Hari menjelaskan 

Aturan itu mendorong masyarakat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk lebih tertib dalam melaksanakan kewajibannya membayar iuran karena aturan yang baru setelah tanggal 18 Desember 2018 pembayaran iuran terkait tunggakan , peserta membayar sesuai jumlah bulan tunggakan selain itu BPJS akan melakukan pemberhentian sementara penjaminan peserta yang tidak membayar iuran sampai akhir bulan berjalan , diberhentikan sementara sejak tanggal 1 bulan berikutnya dan status kepesertaan akan aktif kembali apabila , Peserta telah membayar iuran tertunggak paling banyak untuk waktu 24 bulan , membayar iuran pada saat peserta ingin mengakhiri pemberhentian sementara jaminan , jadi sebelum aturan baru berlaku masyarakat peserta BPJS yang memiliki tunggakan sekiranya dapat melunasi tunggakan iuran BPJSnya karena memiliki keringanan dimana tunggakan 24 bulan pembayaran iurannya hanya 12 bulan sebelum tanggal 18 Desember 2018  terang Hari Wibawa . Lanjut Hari terkait Jaminan Kesehatan bayi baru lahir wajib didaftarkan kepada BPJS paling lama 28 hari sejak dilahirkan dan keaktipan peserta tentu yang bersekutuan membayarkan iuran bayi sejak lahir , sedangkan untuk Jaminan kesehatan yang tidak dilayani BPJS adalah sakit yang disebabkan oleh penggunaan obat-obatan , kosmetik , alat dan obat kontrasepsi , sakit akibat perkelahian dalam Rumah tangga , pelayanan kesehatan karena akibat bencana masa tanggap darurat , wabah , pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain terang Hari .

 

Laporan : Yuni