Peringati Hari Dharma Samudera, Kasal Pimpin Tabur Bunga di Teluk Jakarta

Jakarta, MAJALAHMILITER,- Memperingati Hari Dharma Samudera, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P selaku Inspektur Upacara (Irup) memimpin upacara dan tabur bunga serta doa bersama  di atas Geladak KRI Banda Aceh 593 yang berlayar ke Perairan Teluk Jakarta (Utara Pulau Damar), Minggu (15/01/17).

“Peringatan Hari Dharma Samudera ini merupakan aksi Heroik para pahlawan Laut Aru telah memberikan teladan sejati, yakni sikap kesatria dan rela berkorban. Sikap Ksatria dan rela berkorban tersebut merupakan cerminan dari kedisiplinan, hierarki dan kehormatan militer yang selalu terjaga meskipun dalam kondisi kritis sekalipun,” kata Kasal.

Menurutnya, keberanian kepahlawan Commodor Yos Sudarso yang telah gugur bersama tenggelamnya kapal KRI Macan Tutul tersebut agar para perwira dan para generasi muda Angkatan Laut juga mewarisi keberanian kejuangan dalam rangka mempertahankan NKRI dan bagi TNI AL sendiri memang tidak ada kata mundur dalam operasi, karena bagi TNI AL mempertahankan negara itu segalanya rela berkorban jiwa dan raga walau tenggelam dengan kapal sendiri.

“Upacara yang diselenggarakan oleh Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta ini dilaksanakan dalam rangka memperingati peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru pada 55 tahun silam, dimana telah terjadi pertempuran laut yang melibatkan 3 (tiga) kapal cepat torpedo TNI AL yaitu KRI Macan Tutul, KRI Harimau dan KRI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih pada masa itu.

Saat itu Komodor Yos Sudarso menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (SOPA) bersama awak RI Macan Tutul, akhirnya gugur sebagai kusuma bangsa. Oleh karena itu, untuk mengenang peristiwa heroik tersebut dan sekaligus menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Dharma Samudera,” pungkas Kasal.(dns/red)